PT Taspen Sosialisasi Dua Program Baru

PT Taspen Sosialisasi Dua Program Baru

Binjai (Humas Pemko)

PT Taspen (Persero) Medan, melalui Wakil Kepala Kantor Cabang Utama, Sunardi, menggelar sosialiasi penyelenggaraan program Taspen pegawai kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemko Binjai, di Aula Balaikota Binjai, Senin (19/2).

Mengawali sosialisasi nya, Sunardi menjelaskan bahwa tujuannya mengunjungi Pemko Binjai selain bersilaturahmi dengan ASN di Binjai, juga menunjukkan bahwa pemerintah sangat memberi perhatian kepada ASN, serta untuk menyampaikan program baru dari PT Taspen, agar ASN selaku anggota dapat mengetahuinya.

Adapun dua program terbaru dari PT Taspen yaitu Taspen kini memiliki program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan program Jaminan Kematian (JK), dimana program tersebut sudah mulai berjalan sejak Juli 2015 lalu.

Untuk menikmati layanan JKK, ASN akan dikenakan potongan 0.24 persen dari gaji peserta per bulan, manfaat yang diterima oleh ASN untuk fasilitas JKK seperti kompensasi penghasilan sampai sembuh hingga biaya pengobatan pasca kecelakaan. 

Sementara untuk Jaminan Kematian ASN akan dikenakan potongan sebesar 0.30 persen dari gaji per bulan, untuk JK keluarga ASN akan menerima kompensasi berupa, santunan sekaligus, uang duka wafat, biaya pemakanan, dan bantuan beasiswa bagi keluarga almarhum. 

"Dahulu hanya karyawan swasta dan pegawai BUMN yang mendapatkan JKK dan JK, namun saat ini PT Taspen telah memperluas layanannya yang diberikan kepada ASN aktif,"  jelas Sunardi. 

Sunardi mengutarakan ada empat risiko yang wajib di tanggung oleh PT Taspen antara lain, Jaminan Kesehatan, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, dan meninggal dunia. 

Sebelumnya, Walikota Binjai, HM Idaham, yang diwakilkan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Hj Mustika Hadrah, saat membuka sosialisasi mengatakan bahwa dengan diselenggarakannya sosialisasi ini akan menambah pengetahuan ASN terkait program PT Taspen, terutama kaitannya dalam rangka mendukung kebutuhan dan kesejahteraan ASN di lingkungan Pemko Binjai, baik selama berstatus ASN, maupun setelah nantinya menjalani pensiun. 

"Kita mungkin belum mengetahui dan paham sepenuhnya akan program PT Taspen, Kita cenderung hanya mengenal Taspen hanya berkaitan dengan tabungan hari tua atau santunan pensiun yang mana di potong dari gaji setiap bulan," ungkapnya.

ASN tentunya ingin mendapatkan suatu layanan yang nantinya mampu memberikan nilai positif, baik itu bagi diri ASN, para pensiunan dan keluarganya.